BLOG KULIAH

Category
  • Home
  • algoritma genetika
    • materi
      • bab 1
      • bab 5
      • bab 10
      • uts
  • PRAKTIKUM
    • ELEKTRONIKA DAN SISTEM DIGITAL
      • Modul 1
      • Modul 2
      • Modul 3
      • Modul 4
    • MIKROPROSESOR DAN KONTROLER
      • Modul 1
      • Modul 2
      • Modul 3
      • Modul 4
  • METOPEL
    • Tabulasi
    • Draft Poposal

Senin, 30 April 2018

Vidio Tutorial Rangkian(Elektronika)

Written by Praktikum Elektronika Digital   April 30, 2018
TUTORIAL MENGGUNAKAN MULTISIM DAN PROTEUS




1.Multisim

                Silahkan mengunduh vidio di atas >>> Download
2.Proteus




              
               Silahkan mengunduh vidio di atas >>> Download
Category : Elektronika

Download Materi Elekronika

Written by Praktikum Elektronika Digital   April 30, 2018


DOWNLOAD MATERI

--

Untuk dapat mengunduh file rangkaian dan materi yang terdapat dalam presentasi :

MultiSim             >>>  Download

Proteus                 >>>   Download

Materi HTML      >>>  Download
 












Category : Elektronika

Senin, 23 April 2018

DISTORSI AMPLIFIER

Written by Praktikum Elektronika Digital   April 23, 2018
  Sebuah Amplifier akan mengalami distorsi apabila sinyal output memiliki bentuk tidak sesuai dengan sinyal inputnya.Distorsi amplitudo adalah cacatnya sinyal output dari sebuah penguat karena kesalahan pengaturan bias transistor. Cacat sinyal ini berupa terpotongnya puncak positif atau puncak negatif bahkan keduanya. Sebuah amplifier dikatakan memiliki output sinyal distorsi apabila bentuk sinyal output tidak sama dengan sinyal inputnya.

  Distorsi dapat terjadi karena karakteristik perangkat tidak linier, dalam hal ini distorsi nonlinier atau amplitudo terjadi. Ini bisa terjadi dengan semua kelas penguat operasi. Distorsi juga dapat terjadi karena elemen sirkuit dan perangkat merespons ke sinyal input berbeda pada berbagai frekuensi, ini menjadi distorsi frekuensi. 

HARMONIC DISTORTION
Sinyal dianggap memiliki distorsi harmonik ketika ada frekuensi harmonik komponen (bukan hanya komponen fundamental). Jika frekuensi fundamental amplitudo, A1, dan komponen frekuensi ke-n memiliki amplitudo, An, harmonik distorsi dapat didefinisikan sebagai:
 Contoh Soal 16.13       Hitung komponen distorsi harmonik untuk sinyal output yang mendasar amplitudo 2.5 V,amplitudo harmonik kedua 0.25 V,amplitudo harmonik ketiga 0.1 V,dan amplitudo harmonik keempat 0,05 V.                                                                                       
TOTAL DISTORSI HARMONIK
Ketika sinyal output memiliki sejumlah komponen  distorsi harmonik   individu,  sinyal dapat dilihat memiliki distorsi harmonik total berdasarkan individu elemen yang berdasarkan hubungan dari persamaan berikut:
 
  Contoh Soal 16.14
Hitung total distorsi harmonik untuk komponen amplitudo yang diberikan dalam soal 16.13
DISTORSI HARMONIK KEDUA
 
Gambar 16.20 menunjukkan bentuk gelombang yang digunakan untuk memperoleh distorsi  harmonik kedua gelombang arus kolektor ditunjukkan dengan diam,  minimum, dan maksimum level  sinyal, dan waktu  di  mana  mereka  terjadi  ditandai  pada  bentuk gelombang.


KEKUATAN SINYAL MEMILIKI DISTORSI

Ketika distorsi terjadi,daya output pada sinyal yang tidak terdistorsi tidak lagi dihitung.Ketika distorsi terjadi,daya output  dikirim ke beban resistor RC karena  komponen  fundamental  dari sinyal yang terdistorsi adalah

Contoh Soal:
DESKRIPSI GRAFIS KOMPONEN HARMONIC SINYAL TERDISTORSI


Category : Elektronika

Silicon Controlled Rectifier(Elektronika)

Written by Praktikum Elektronika Digital   April 23, 2018
 PERANGKAT PNPN 
SILICON CONTROLLED RECTIFIER 

Pengertian Silicon Controlled Rectifier  
    
     Silicon Controlled Rectifier (SCR)  adalah salah satu komponen yang mirip dengan transistor karena memiliki tiga buah kaki. Berbeda dengan Dioda pada umumnya yang hanya mempunyai 2 kaki terminal, tapi kaki pada SCR tidak sama dengan kaki transistor. Kaki Terminal ke-3 pada SCR tersebut dinamai dengan Terminal “Gate” atau “Gerbang” yang berfungsi sebagai pengendali (Control), sedangkan kaki lainnya sama seperti Dioda pada umumnya yaitu Terminal “Anoda” dan Terminal “Katoda”. Silicon Controlled Rectifier (SCR) merupakan salah satu dari anggota  kelompok komponen Thyristor. Silicon Controlled Rectifier (SCR) atau Thrystor pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 1956. 
     SCR ini memiliki berbagai macam daya dan kekuatan, misalnya saja SCR yang memilki daya dan kekuatan sebesar 100 V/ 2A. Ini berarti SCR tersebut hanya dipakai tidak lebih dari 2 Ampere .Pada dasarnya SCR atau Thyristor terdiri dari 4 lapis Semikonduktor yaitu PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) atau sering disebut dengan PNPN Trioda.  Terminal “Gate” yang berfungsi sebagai pengendali terletak di lapisan bahan tipe-P yang berdekatan dengan Kaki Terminal “Katoda.Sebetulnya SCR terbuat dari bahan campuran P dan N. SCR berisi bahan  bahan yang terdiri dari PNPN(positif negatif positif negatif) dan biasanya disebut sebagai PNPN Trioda.

Fungsi Silicon Controlled Rectifier
  
     Fungsi SCR adalah sebagai pengatur daya dan juga sebagai saklar arus yang otomatis. SCR memiliki kemampuan untuk  mengendalikan Tegangan dan daya yang relatif tinggi dalam suatu perangkat kecil. Oleh karena itu SCR atau Thyristor sering difungsikan sebagai Saklar (Switch) ataupun Pengendali (Controller) dalam Rangkaian Elektronika yang menggunakan Tegangan / Arus menengah-tinggi (Medium-High Power). Beberapa aplikasi SCR di rangkaian elektronika diantaranya seperi rangkaian Lampu Dimmer, rangkaian Logika, rangkaian osilator, rangkaian chopper, rangkaian pengendali kecepatan motor, rangkaian inverter, rangkaian timer dan lain sebagainya.
      Berikut ini adalah Diagram fisik dan Simbol dari SCR (Silicon Controlled Rectifier) :


Category : Elektronika
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Popular Posts

  • Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 1
    Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 5
    Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 5 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Pr...
  • Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 1
    Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Praktiku...
  • Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 2
    Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 2 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Tugas Pendahuluan Modul 2
    [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Kondisi 2. Gambar Rangkaian Simulasi 3. Flowchart 4. List Program 5. Video Si...
  • Vidio Tutorial Rangkian(Elektronika)
    TUTORIAL MENGGUNAKAN MULTISIM DAN PROTEUS 1.Multisim                 Silahkan mengunduh vidio di atas >>> Download 2.Prot...
  • Tugas Pendahuluan Modul 2 Praktikum ESD
    [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Kondisi 2. Gambar Rangkaian Simulasi 3. Video Simulasi 4. Prinsip Kerja Rangkai...
  • TUGAS PENDAHULUAN MODUL 1 PRAKTIKUM ESD
    Tugas Pendahuluan Modul 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Kondisi 2. Gambar Rangkaian Simulasi 3. Video Si...
  • Laporan Akhir Modul 4 Percobaan 2
    Laporan Akhir Modul 4 Percobaan 2 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Perangkat Lunak
    Teknologi Interface ( Perangkat Lunak) [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Gambar 2. Prinsip Kerja 3. Li...

Category

  • Elektronika
  • Sensor

Archives

  • ►  2021 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (11)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (6)
  • ►  2019 (36)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  April (8)
    • ►  Februari (8)
  • ▼  2018 (10)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ►  Mei (1)
    • ▼  April (4)
      • Vidio Tutorial Rangkian(Elektronika)
      • Download Materi Elekronika
      • DISTORSI AMPLIFIER
      • Silicon Controlled Rectifier(Elektronika)
© Copyright 2018 BLOG KULIAH. WP Theme converted by Bloggertheme9 - Artworkdesign. - Artworkdesign. Powered by Blogger.