BLOG KULIAH

Category
  • Home
  • algoritma genetika
    • materi
      • bab 1
      • bab 5
      • bab 10
      • uts
  • PRAKTIKUM
    • ELEKTRONIKA DAN SISTEM DIGITAL
      • Modul 1
      • Modul 2
      • Modul 3
      • Modul 4
    • MIKROPROSESOR DAN KONTROLER
      • Modul 1
      • Modul 2
      • Modul 3
      • Modul 4
  • METOPEL
    • Tabulasi
    • Draft Poposal

Senin, 08 Maret 2021

UTS ALGORITMA GENETIKA

Written by Praktikum Elektronika Digital Maret 08, 2021

Perancangan Sensor Warna dengan Algoritma Genetika

[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]


DAFTAR ISI
1. TUJUAN
2. DAFTAR KOMPONEN
3. LANDASAN TEORI
4. PEMBAHASAN
5. LINK DOWNLOAD




1. TUJUAN [kembali]

Untuk membuat sensor yang dapat membedakan warna dengan mengkoleksi data yang dapat merepresentasikan warna.


2. DAFTAR KOMPONEN [kembali] 

- Phototransistor

- Infrared LED


- Resistor

3. LANDASAN TEORI [kembali]

a. Gambaran Umum


Sensor warna akan dibuat menggunakan infrared LED dan phototransistor, dan harus dapat memaksimalkan kapasitas Analog to Digital Converter (ADC) pada mikrokontroler yang akan digunakan. Kita asumsikan bahwa, mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino Nano (ATMega 328p) yang memiliki spesifikasi ADC 10 bit dengan tegangan kerja 5 Volt. Sehingga, kita dapat menyimpulkan bahwa ADC pada mikrokontroler tersebut memiliki ketelitian hingga ~5 miliVolt.


b. Skema Rangkaian


Rangkaian di atas merupakan contoh model sederhana dari rangkaian infrared LED dan phototransistor yang akan digunakan. Akan tetapi, untuk analisa kali ini, kita dapat menghilangkan infrared LED.


Tegangan keluaran (Vout) merupakan tegangan yang akan diberikan ke ADC yang kemudian akan diproses oleh mikrokontroler. Vout harus bervariasi dari 0 - 5 Volt agar mikrokontroler dapat dengan mudah mengelompokkan warna (Disini kita menggunakan warna hitam, abu-abu, dan putih).

Vout dapat kita peroleh dari persamaan berikut :


Jika kita memasukkan nilai tegangan kerja (Vin) dengan nilai 5 Volt maka Vout :

Nilai dari R2 akan kita peroleh dari komponen phototransistor. Sedangkan R1 merupakan resistor tetap yang harus diatur agar Vout memiliki rentang nilai sebesar mungkin. Kita dapat mengasumsikan nilai minimal dari R1 adalah 8 KiloOhm, dan nilai maksimal dari R1 adalah 20 KiloOhm, sehingga :


Dari persamaan diatas maka, akan sangat mudah untuk memperoleh nilai R2 yang sesuai agar delta Vout maksimal, jika R2 yang dipakai adalah sebuah resistor yang nilainya dapat ditentukan. Dalam kasus ini, kita dapat mengasumsikan R2 adalah 10 buah resistor yang diserikan, sehingga :


Nilai dari R1 hingga R10 dapat kita anggap bernilai 100 Ohm hingga 56 KiloOhm. Nilai resistor-resistor dari R1 hingga R10 sangat sulit untuk dicari secara manual. Banyak sekali iterasi yang harus kita lakukan sehingga, akan ada kemungkinan iterasi akan terjebak dengan nilai maksimum lokal.

4. PEMBAHASAN [kembali]

    a. Algoritma Genetika


Dari pembahasan diatas, maka kita dapat menentukan :

- Fungsi Obyektif


- Jumlah populasi = 100

- Individu



Individu ini terdiri dari 10 kromosom yang kita representasikan oleh R1,R2,R3, ..., R10.


b. Program Matlab

Sekarang kita akan membuat fungsi fitness dengan menggunakan Matlab. Caranya adalah dengan mengklik New > Function lalu, simpan file dengan nama delta_tegangan.m.

Fungsi Fitness :

function tegangan = delta_tegangan(res)

     total_res = res(1)+res(2)+res(3)+res(4)+res(5)+res(6)+res(7)+res(8)+res(9)+res(10);
     tegangan = (5*total_res) / (8000+total_res);
     tegangan = tegangan - ((5*total_res) / (20000+total_res));
     tegangan = 5 - tegangan;

end

Selanjutnya pada Command Window pada Matlab kita ketikkan "optimtool". Sehingga akan muncul box "Optimization Tool" seperti yang terlihat pada gambar dibawah :


Selanjutnya, kita akan mengisi bagian-bagian yang kosong dengan nilai berikut :

- Fitness Function + @delta_tegangan
- Number of variables = 10

- Bounds (berfungsi untuk memberikan batasan, untuk dapat mendapatkan solusi yang lebih cepat dan lebih terpercaya)
* Lower = [100,100,100,100,100,100,100,100,100,100]
* Upper = [5600,5600,5600,5600,5600,5600,5600,5600,5600,5600]


- Population size = 100


- Pada Plot Functions, centang Best Fitness dan Best Individual untuk dapat menampilkan hasil dalam bentuk grafik.


- Setelah kita mengisi data-data yang kita perlukan, maka kita akan mengklik tombol "start" untuk menghitung.


- Maka, kita akan mendapatkan hasil

5. LINK DOWNLOAD [kembali]

\

Category :
Next
Prev Post
Previous
Next Post
Tidak ada komentar:

Langganan: Posting Komentar (Atom)

Popular Posts

  • Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 1
    Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 5
    Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 5 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Pr...
  • Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 1
    Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Praktiku...
  • Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 2
    Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 2 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Tugas Pendahuluan Modul 2
    [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Kondisi 2. Gambar Rangkaian Simulasi 3. Flowchart 4. List Program 5. Video Si...
  • Vidio Tutorial Rangkian(Elektronika)
    TUTORIAL MENGGUNAKAN MULTISIM DAN PROTEUS 1.Multisim                 Silahkan mengunduh vidio di atas >>> Download 2.Prot...
  • Tugas Pendahuluan Modul 2 Praktikum ESD
    [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Kondisi 2. Gambar Rangkaian Simulasi 3. Video Simulasi 4. Prinsip Kerja Rangkai...
  • TUGAS PENDAHULUAN MODUL 1 PRAKTIKUM ESD
    Tugas Pendahuluan Modul 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Kondisi 2. Gambar Rangkaian Simulasi 3. Video Si...
  • Laporan Akhir Modul 4 Percobaan 2
    Laporan Akhir Modul 4 Percobaan 2 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Perangkat Lunak
    Teknologi Interface ( Perangkat Lunak) [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Gambar 2. Prinsip Kerja 3. Li...

Category

  • Elektronika
  • Sensor

Archives

  • ▼  2021 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ▼  Maret (1)
      • UTS ALGORITMA GENETIKA
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (11)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (6)
  • ►  2019 (36)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  April (8)
    • ►  Februari (8)
  • ►  2018 (10)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
© Copyright 2018 BLOG KULIAH. WP Theme converted by Bloggertheme9 - Artworkdesign. - Artworkdesign. Powered by Blogger.