BLOG KULIAH

Category
  • Home
  • algoritma genetika
    • materi
      • bab 1
      • bab 5
      • bab 10
      • uts
  • PRAKTIKUM
    • ELEKTRONIKA DAN SISTEM DIGITAL
      • Modul 1
      • Modul 2
      • Modul 3
      • Modul 4
    • MIKROPROSESOR DAN KONTROLER
      • Modul 1
      • Modul 2
      • Modul 3
      • Modul 4
  • METOPEL
    • Tabulasi
    • Draft Poposal

Selasa, 08 Mei 2018

Dioda Varactor(Elektronika)

Written by Praktikum Elektronika Digital   Mei 08, 2018
                                                                   DIODA VARACTOR

A. Pengertian Dioda Varactor
     Dioda varactor adalah dioda yang memiliki nilai kapasitansi seperti kapasitor. Nilai kapasitansi dioda varactor dapat diubah dengan mengatur tegangan bias pada dioda varactor. Aturan pemberian tegangan bias pada dioda varactor dengan cara terbalik (reverse), artinya tegangan bias dimasukkan ke kaki katoda.



Nilai kapasitansi dioda varactor akan naik jika tegangan bias turun dan akan turun jika tegangan bias naik. Nilai kapasitansi dioda  varactor  akan  menjadi  nol  pada  batas  maksimal  tegangan  kerjanya.

Dioda varactor juga disebut dengan Varicap (Variable Capacitor). Dioda varactor pertama kali dibuat pada bulan Juni 1961 oleh Pacific Semiconductor yang merupakan bagian dari Ramo Wooldridge Corporation yang menerima paten untuk dioda varactor. Nama Varicap merupakan merk dagang dari TRW Semiconductors, penerus dari Pacific Semiconductors pada October 1967.


B.Prinsip Kerja Dioda Varactor

Dioda Varactor pada umumnya terbuat dari bahan Semikonduktor Silikon dengan Sambungan PN yang dirancang khusus untuk memiliki sifat kapasitansi pada rangkaian bias balik (reverse bias) seperti Dioda Zener.

Dalam penggunaannya, Terminal Katoda Dioda Varactor akan dihubungkan ke tegangan positif (+) sedangkan terminal Anoda-nya dihubungkan ke tegangan negatif (-). Jika terjadi perubahan beda potensial diantara terminal Katoda dan Anoda yang melebihi breakdown atau tegangan tembus Dioda Varactor,  maka daerah deplesi pada sambungan semikonduktor tipe P dan tipe N dalam Dioda Varaktor tersebut akan terjadi perubahan lebar. Semakin tinggi tegangan terbalik (Reverse Bias) yang diberikan pada Dioda Varaktor, semakin lebar pula daerah deplesi  pada sambungan semikonduktor tersebut yang mengakibatkan semakin rendahnya nilai kapasitansi. Sebaliknya, jika Dioda Varaktor menerima tegangan terbalik atau reverse bias yang rendah, maka deplesi akan menyempit sehingga nilai kapasitansi menjadi lebih tinggi.

C.Simbol dan Bentuk Fisik Dioda Varactor
Simbol dioda varactor digambarkan dengan dioda yang dirangkai seri dengan kapasitor pada sisi katodanya. Penggambaran yang benar pada simbol dioda varactor adalah antara kaki anoda dan katoda tidak tersambung secara langsung melainkan putus oleh dua plat kapasitor.




Berikut ini gambar simbol dioda varactor:



Dioda varactor memiliki bentuk fisik bermacam-macam. Ada yang berbentuk kotak seperti transistor dengan dua kaki, ada juga yang berbentuk seperti dioda biasa dan ada pula dioda varactor dalam bentuk komponen SMD. Pada aplikasi tuner FM dan AM ada bentuk dioda varactor yang dibuat sepasang, yaitu dua dioda varactor dalam satu kemasan. Ini menjaga linearitas kapasitansi antara kedua dioda varactor tersebut.

Dan berikut ini beberapa contoh bentuk fisik dioda varactor:




D.Aplikasi Dioda Varactor
Dioda varactor banyak dipakai pada perangkat elektronika yang menggunakan sistem komunikasi frekuensi tinggi seperti radio dan televisi. Dioda varactor digunakan pada rangkaian tuner, yaitu rangkaian penguat RF dan osilator. Dengan penggunaan dioda varactor maka frekuensi kerja dari penguat RF dan osilator dapat dikontrol dengan tegangan. Sistem ini disebut VCO (Voltage Controlled Oscilator). Sistem inilah yang membuat kita bisa mengubah channel pada pesawat televisi dengan hanya menekan tombol pada REMOTE CONTROL.




Sebuah dioda varactor menggunakan PN-Junction dengan bias terbalik (reverse) dan memiliki struktur yang menjadi kapasitansi dari dioda dengan nilai yang bervariasi tergantung dari tegangan balik yang diberikan. Sebuah kapasitansi yang di kendalikan tegangan berguna untuk aplikasi tuning secara elektronik. Kapasitansi dikendalikan oleh metode doping dalam penipisan lapisan. Nilai kapasitansi dioda varactor yang umum adalah berkisar pada orde pF (picofarad).


Berikut ini contoh rangkaian osilator menggunakan dioda varactor :



Category : Elektronika
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Popular Posts

  • Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 1
    Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Kuis
      Kuis 1.Kipas Angin Otomatis dengan Optocoupler Sensor dan MQ-5 Sensor Saran dan Perbaikan : 1.  Ubah nilai R1, R2, dan R3 menjadi 10k ohm ...
  • Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 5
    Laporan Akhir Modul 2 Percobaan 5 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Pr...
  • Modul 4 Project Demo
    MODUL4 PROJECT DEMO JUDUL ROBOT PENGHINDAR KENDALA ATAU RINTANGAN DAN LUBANG MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK DAN INFRARED  [KEMB...
  • KOMPUTASI EVOLUSI BAB 1
      KOMPUTASI EVOLUSI  (EVOLUTIONARY COMPUTATION)   1. PENDAHULUAN   Teori evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin pada tahun 1859 secara...
  • Tugas Besar Pribadi
    Pendeteksi Asap dan Api dengan Flame Sensor dan  Sensor Gas MQ6 (Alat Pengaman Ruangan) [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR I...
  • Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 1
    Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 1 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Praktiku...
  • Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 2
    Laporan Akhir Modul 1 Percobaan 2 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Jurnal 2. Hardware 3. Video Prakti...
  • Sensor Mic dan Speaker
    SENSOR FISIKA   Sensor Mic Dan Speaker [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. TUJUAN 2. DAFTAR KOMPONEN 3. LANDASA...
  • Soal Multiple Choice
      Soal multiple choice 1. Sensor REED merupakan jenis sensor : A. Sensor mekanis b. Sensor optic c. Sensor fisika d. Sensor kimia   2. Senso...

Category

  • Elektronika
  • Sensor

Archives

  • ►  2021 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (11)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (6)
  • ►  2019 (36)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  April (8)
    • ►  Februari (8)
  • ▼  2018 (10)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ▼  Mei (1)
      • Dioda Varactor(Elektronika)
    • ►  April (4)
© Copyright 2018 BLOG KULIAH. WP Theme converted by Bloggertheme9 - Artworkdesign. - Artworkdesign. Powered by Blogger.