Rangkaian 2 Sensor Photodioda
RANGKAIAN 2 SENSOR PHOTODIODA
- Memahami karakteristik sensor cahaya (Photodioda)
- Membuat rangkaian dari sensor cahaya (Photodioda)
- Menjalankan dan menganalisa dari sensor cahaya (Photodioda)
2. Alat dan Bahan [kembali]
1. Power 12 V
2. Photodioda
3. Torch ldr
4. LED
5. Transistor
6. Lampu
7. Battery 12V
8. Ground
9. Relay
9. Relay
Photodiode atau dalam bahasa Indonesia disebut
dengan Dioda Foto adalah komponen Elektronika yang dapat mengubah cahaya
menjadi arus listrik. Dioda Foto merupakan komponen aktif yang terbuat dari
bahan semikonduktor dan tergolong dalam keluarga Dioda. Seperti Dioda pada
umumnya, Photodiode atau Dioda Foto ini memiliki dua kaki terminal yaitu kaki
terminal Katoda dan kaki terminal Anoda, namun Dioda Foto memiliki Lensa dan
Filter Optik yang terpasang dipermukaannya sebagai pendeteksi cahaya. Cahaya yang dapat dideteksi oleh Dioda Foto diantaranya
seperti Cahaya Matahari, Cahaya Tampak, Sinar Inframerah, Sinar Ultra-violet
hingga sinar X. Oleh karena itu, Photodiode atau Dioda Foto yang dapat
mendeteksi berbagai Cahaya ini telah banyak diaplikasikan ke berbagai perangkat
Elektronika dan listrik seperti Penghitung Kendaraan, Sensor Cahaya Kamera,
Alat-alat medis, Scanner Barcode dan peralatan keamanan.
5. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]
Prinsip
kerja dari rangkaian ini adalah saat ada cahaya maka relay akan on sehingga Lampu tidak hidup. Ketika LDR yang kaki satu dihubungkan dengan katoda dari photodioda dan yang satunya lagi dihubungkan dengan LED, dimana dalam rangkaian ini memakai LDR karena respon yang kurang dari photodioda saat diberi cahaya dari LED. Saat LDR mendapat cahaya maka arus akan mengalir ke LED sehingga LED hidup, ketika LED hidup maka photodioda akan mengalirkan arus menuju transistor yang nantinya kolektor dan emittor akan tersambung dan relay on sehingga lampu tidak hidup.
6. Vidio Rangkaian [kembali]
Langganan:
Postingan (Atom)
